AMD Rilis Prosesor Untuk Server Dan Datacenter Epyc Generasi Kedua

Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat, AMD resmi merilis AMD Epyc Rome yang merupakan prosesor yang dibuat khusus untuk server dan datacenter. Produk yang didesain dengan arsitektur generasi kedua Zen ini disebutkan menjadi salah satu prosesor dengan performa paling tinggi yang saat ini.

Berbeda dengan prosesor lainnya, AMD Epyc seri 7002 merupakan prosesor pertama untuk server yang menggunakan proses pabrikasi 7 nanometer.

Pada acara AMD Epyc Horizon yang diadakan di San Francicso, Amerika Serikat, Presiden dan CEO AMD Lisa Su menjelaskan bahwa teknologi proses fabrikasi ini menjadi faktor yang membedakan antara Epyc Rome dengan prosesor server lainnya.

AMD Rilis Prosesor Untuk Server Dan Datacenter Epyc Generasi Kedua

“Kami berhasil membuat standard terbaru. Kami menyebutnya sebagai sebuah pengubah permainan dalam bisnis server dan datacenter modern,” kata Lisa.

Lisa mengatakan bahwa hal yang paling menonjol pada prosesor ini adalah peningkatan performa yang sangat besar dari prosesor generasi sebelumnya.

AMD sendiri menyampaikan bahwa Epyc Rome memiliki performa yang jauh lebih baik dari Intel Xeon yaitu sebesar 97 persen.

“Saat ini menjadi prosesor server dengan performa yang paling baik sejauh ini,” kata Forrest Norrod, Senior Vice President and General Manager Datacenter & Embedded Solutions AMD.

Tidak hanya itu, AMD juga menjelaskan bahwa Epyc Rome ini dapat memangkas biaya operasional karena bekerja sangat efektif dan efisien sehingga dapat menurunkan biaya operasi hingga 25-50 persen.

Twitter merupakan salah satu yang menggunakan prosesor ini dan diklaim telah menghemat biaya total operasi hingga 25 persen dengan menggunakan AMD Epyc Gen 2 sebagai prosesor datacenter yang mereka miliki.

Epyc 7002 sendiri tersedia dalam belasan varian yang bervariasi pada jumlah inti CPU hingga jalur PCIe Gen. Semua model dari Epyc 7002 telah dilengkapi dengan fitur keamanan enkripsi memori.

Model paling tinggi pada Epyc Gen 2 ini adalah Epyc 7742 yang dengan 64 inti CPU dan 128 thread, 258 MB L3 cache dan TDP 225 watt. Untuk clock speed nya mencapai 2,25 Ghz dan boost clock mencapai 3,4 Ghz.

Spesifikasi ini jauh meningkat dari Epyc 7601 ynag menjadi model dengan kecepatan tertinggi pada prosesor generasi sebelumnya. Epyc 7601 sendiri mengusung CPU dengan 32 inti dan 64 thread.

Kemampuan ini menjadi catatan yang sangat penting dalam pengoperasian sebuah perangkat seperti server dan datacenter yang dimana sangat mengutamakan kecepatan, efisiensi dan hemat dalam penggunaan konsumsi daya.