PANDI Mulai Pasarkan Domain my.id Untuk Genjot Jumlah Pengguna

Untuk meningkatkan jumlah pemakai dari nama domain .id, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia atau PANDI resmi menjual doamin dengan ekstensi my.id bagi pengguna pasar dalam dan luar negeri.

Dengan kisaran harga Rp 10 ribu untuk pasar dalam negeri dan 1 dollar untuk pasar luar negeri, PANDI berharap dengan adanya ekstensi baru ini dapat meningkatkan jumlah pengguna dari domain ccTld .id.

CRO Pandi, Gunawan Tyas Jatmiko menjelaskan bahwa pertumbuhan pengguna internet saat ini telah mengalami pertumbuhan yang besar. Indikator tersebut melahirkan potensi yang besar untuk para pelaku usaha sehingga masyarakat luas untuk dapat memaksimalkan seluruh potensi yang ada dari penggunaan internet dengan mengutamakan website sebagai wadahnya.

“Memiliki website dan nama domain sendiri untuk bisnis seperti memiliki toko sendiri dengan alamat yang jelas. Pembuatan website dipastikan akan mendukung bisnis menjadi lebih baik. Akan semakin baik jika dapat dikolaborasikan dengan tren media sosial sebagai bagian promosi,” kata Gunawan.

PANDI Mulai Pasarkan Domain my.id Untuk Genjot Jumlah Pengguna

Menurutnya, era digital telah mengubah pola hidup dan interaksi dari masyarakat di seluruh dunia. Tidak sedikit yang mulai memanfaatkan internet untuk dapat memperoleh informasi mengenai produk dan jasa. Selain itu, internet juga telah menjadi sarana untuk blog dan e-mail pribadi. Semua hal ini membuat pola hidup masyarakat menjadi lebih mudah.

Oleh karena itu, PANDI mencoba untuk menjawab hal tersebut dengan menghadirkan domain my.id yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam berbagai tujuan dan kepentingan. Domain my.id disebutkan memiliki keunikan yang dimana dapat difungsikan untuk sebagai alamat blog ataupun alamat e-mail pribadi.

Gunawan menjelaskan bahwa domain my.id merepresentasikan “my international domain” atau “my identity” sehingga domain tersebut dapat difungsikan untuk sarana identifikasi diri di jagat maya yang dapat digunakan oleh setiap individu dimana pun di seluruh dunia.

Sebagai informasi, PANDI dibentuk oleh komunitas Internet Indonesia dengan berkerjasama dengan pemerintah pada 29 Desember 2006 untuk untuk menjadi pihak yang berotoritas melakukan register domain .id. Pada 29 Juni 2007, Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi telah menyerahkan pengelolaan seluruh domain internet Indonesia ke PANDI kecuali domain go.id dan mil.id yang identik domain untuk instansi pemerintah.

Per Agustus tahun ini, total jumlah nama domain yang telah di kelola PANDI telah mencapai 330.207 dengan my.id tercatat 6.670.